Setelah menyelesaikan Asesmen Sumatif Akhir Semester Berbasis Komputer (ASASBK), siswa-siswi MAN 1 Blitar kembali mengikuti kegiatan yang tidak kalah bermanfaat, yaitu Pelatihan Pemulasaraan Jenazah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran yang tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.
Dalam pelatihan ini, para siswa mendapatkan materi sekaligus praktik mengenai tata cara pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam, mulai dari memandikan, mengafani, menshalatkan, hingga proses persiapan pemakaman. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh narasumber yang berkompeten sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan dengan baik dan benar.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Blitar berupaya menanamkan nilai kepedulian sosial, tanggung jawab, serta pentingnya menguasai fardu kifayah. Keterampilan pemulasaraan jenazah merupakan bekal yang sangat berharga bagi para siswa ketika nantinya terjun ke tengah masyarakat, sehingga mereka mampu berkontribusi dan memberikan manfaat ketika dibutuhkan.
Pelatihan ini juga menjadi wujud komitmen MAN 1 Blitar dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki bekal keagamaan, karakter, dan keterampilan hidup (life skills) yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Semoga ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi bekal berharga bagi seluruh Manners di masa depan. Karena sebaik-baik ilmu adalah ilmu yang memberikan manfaat bagi orang lain.
Belajar Ilmu, Menguatkan Iman, dan Menebar Manfaat.
MAN 1 Blitar terus mencetak generasi yang cerdas, terampil, dan berakhlak mulia.

